Tentang IOM-ITB

Sejarah Singkat

Mahasiswa ITB merupakan tunas bangsa dan generasi penerus yang terpilih karena keunggulan intelektual yang dimilikinya, yang akan berkiprah dalam pembangunan nasional ke depan. Para tunas bangsa ini datang dari seluruh Indonesia, berasal dari berbagai lapisan masyarakat yang memiliki latar belakang dan kemampuan finansial yang berbeda-beda.

Menyadari keadaan tersebut, atas prakarsa beberapa orangtua mahasiswa ITB saat itu dan dengan didorong oleh keinginan luhur, dirintislah suatu kegiatan bersama dalam bentuk organisasi sosial yang dinamakan IOM-ITB (Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB).

IOM-ITB didirikan pada tanggal 14 Juli 1968, dan menjadi badan hukum pada tanggal 16 Desember 1974 berdasarkan Surat Keputusan Pengadilan Negeri Klas I Bandung No 1/1974/PBH/Bdg. Sesuai dengan latar belakang pendiriannya, tujuan awal IOM-ITB adalah membantu mahasiswa ITB mengatasi kendala finansial yang dihadapinya.

Walau organisasi IOM-ITB berada di luar struktur ITB, namun selama ini telah turut membantu para mahasiswa dalam mengatasi berbagai macam kendala yang dihadapinya. Agar kegiatan IOM-ITB tetap berada dalam kerangka misi ITB, maka diperlukan kerjasama sinergis antara IOM dengan ITB secara proporsional untuk menangani hal-hal yang berkaitan dengan kemahasiswaan. Kerjasama yang proposional tersebut, perlu terus ditingkatkan, sehingga IOM-ITB turut membentuk karakter mahasiswa yang setelah lulus dapat mewujudkan harkat pendidikan, yaitu memiliki pengetahuan yang bermakna bagi kehidupan mandiri, sungguh-sungguh menjunjung etika berprofesi dan bermasyarakat, serta kompeten untuk membuat dirinya bermanfaat di lapangan kerja dan masyarakat.

Sejak berdiri, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IOM-ITB telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir dilakukan pada Munas II tanggal 15 Januari 2011.

Visi

Bersama ITB melahirkan anak bangsa yang cerdas, tangguh dan berakhlak mulia.

Misi

Memotivasi dan membantu mahasiswa ITB untuk mengatasi kendala dalam studinya serta berperan aktif dalam pembinaan watak, kepedulian sosial dan budaya.